wisatajawa.com – Candi Borobudur adalah candi buddha terbesar didunia. Siapa yang tak kenal dengan bangunan yang memiliki kisah-kisah lama yang menjadi sejarah ini? Candi yang terletak di daerah Magelang, Jawa Tengah ini telah menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk datang berkunjung. Bangunan yang dianggap suci bagi pemeluk agama buddha ini dibangun sekitar pada tahun 780-840 masehi. Pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra. Candi Borobudur pernah dinyatakan hilang karena tertutup oleh abu vulkanik pada saat Gunung Merapi mengalami erupsi. Hingga candi ini kembali ditemukan oleh pasukan Inggris dibawah pimpinan Sir Thomas Stamford Raffles yang juga menjadi penemu bunga Rafflesia Arnoldi itu. Area candi berhasil dibersihkan seluruhnya pada tahun 1835.

wisatajawa.com – Siapa yang tidak tahu rumah joglo? Pastinya kalian tahu atau hanya pernah sekedar dengar nama itu. Pada zaman dulu rumah joglo adalah rumah tradisional masyarakat di jawa. Hampir setiap rumah berbentuk rumah joglo. Bangunan yang terbuat dari kayu dengan atap yang berbentuk tajug atau semacam piramida yang mengacu pada bentuk gunung. Sehingga dari sinilah nama joglo mucul. Istilah joglo berasal dari 2 kata, tajug dan loro yang bermakna penggabungan dua tajug. Bentuk atap yang dianggap gunung oleh masyarakat diyakini sebagai sesuatu yang sakral karena gunung merupakan tempat tinggal para dewa.

wisatajawa.com – Tari bedhaya ketawang merupakan salah satu tari kebesaran untuk penobatan atau pengangkatan raja-raja dikerajaan surakarta. Tari ini ditampilkan oleh 9 orang penari wanita. Tari ini merupakan tari sakral dan suci dikerajaan surakarta. Nama Tari Bedhaya Ketawang diambil dari kata bedhaya yang berarti penari wanita di istana, dan ketawang yang berarti langit, yang identik sesuatu yang tinggi, kemuliaan dan keluhuran.

wisatajawa.com – Keberadaan pakaian adat merupakan wujud representasi kebudayaan paling tinggi yang terdapat pada masing-masing daerah di Indonesia dan dianggap memiliki nilai penting berdasarkan sudut pandang sejarah serta kemajuan masyarakat dalam sebuah fase peradaban tertentu. Seperti halnya daerah lain di Indonesia, dalam adat Betawi dikenal beberapa jenis model pakaian adat yang sedikit banyak mendapat pengaruh dari kebudayaan atau adat lainnya seperti budaya Arab, China, Melayu dan Budaya Barat. Berbagai pengaruh tersebut dapat dijumpai pada pakaian pengantin dan pakaian keseharian masyarakat Betawi.

Wisatajawa.com – Kereta api mempunyai sejarah panjang di Indonesia, dibawa masuk oleh engineers Belanda yang berguna sebagai pengangkut massa ataupun hasil bumi. Tidak bisa dipungkiri bahwa kereta merupakan moda transportasi yang sangat praktis, selain bisa mengangkut dalam jumlah banyak juga bisa ditempuh dalam waktu singkat. Dalam sejarah perkembangannya, kereta api mengalami perubahan secara signifikan. Dahulunya, kereta api masih menggunakan kayu bakar ataupun dengan mesin uap sebagai penggeraknya, dengan tubuh kereta yang sangat besar dan biasanya berwarna hitam. Sekarang, kereta juga tersedia dengan bahan bakar batu bara hingga listrik dan tentu saja, badan kereta lebih ramping.