wisatajawa.com – Siapa pun pasti sadar, saat perkembangan wisata maju pasti lingkungan akan terkena dampaknya. Hal tersebut dikarenakan jumlah pengunjung yang tidak sadar akan lingkungan, emisi gas yang dihasilkan kendaraan, dan pembangunan fasilitas. Lambat laun, keadaan lingkungan yang hijau akan terlihat lebih gelap dan tidak terlihat segar. Tanah yang basah tergantikan dengan semen ataupun aspal, dikarekan kebutuhan manusia yang bertambah besar.

wisatajawa.com – Siapa pun pasti sadar, saat perkembangan wisata maju pasti lingkungan akan terkena dampaknya. Hal tersebut dikarenakan jumlah pengunjung yang tidak sadar akan lingkungan, emisi gas yang dihasilkan kendaraan, dan pembangunan fasilitas. Lambat laun, keadaan lingkungan yang hijau akan terlihat lebih gelap dan tidak terlihat segar. Tanah yang basah tergantikan dengan semen ataupun aspal, dikarekan kebutuhan manusia yang bertambah besar.

wisatajawa.com – Wisata alam Rawa Danau berlokasi di kampung Panenjoan desa Luwuk kecamatan Gunung Sari kabupaten Serang,Banten. Dari namanya saja mungkin anda dapat menebak bahwa objek wisata ini merupakan objek wisata alam berbentuk rawa. Wisata Banten  Rawa Danau ini merupakan sebuah tempat wisata alam yang didominasi dengan rawa-rawa dengan sebuah danau. Keindahan alam Rawa Danau awalnya merupakan kepundan gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi. Seiring berjalannya waktu, tempat ini berubah menjadi sebuah danau dan akhirnya menjadi rawa-rawa di atas danau.

Tiba ditempat wisata ini anda akan melihat alam yang masih asri dan indah, pandangan anda akan dimanjakan dengan hijaunya pepohonan yang tumbuh di tempat ini. Dengan luas sekitar 2500 Ha, Rawa Danau dipenuhi oleh berbagai macam pepohonan hijau yang merupakan rumah dari aneka rupa satwa di tempat ini. Mulai dari bermacam-macam jenis burung yang katanya mencapai 250 jenis burung tinggal di Rawa Danau ini , hingga reptil seperti ular dan buaya dapat anda temukan disini. Karena keindahan alamnya tersebut, Rawa Danau ditetapkan sebagai objek wisata pemandangan alam oleh pemerintah kabupaten Serang.

Keindahan Rawa Danau dapat anda lihat dengan jelas dari danau yang berada di kaki bukit. Apabila matahari menyinari danau di Rawa Danau, yang akan terlihat adalah air danau yang tampak hijau karena di sekitarnya banyak tumbuh tanaman hijau. Ketika sore tiba dan sinar matahari meredup, yang akan tampak adalah kabut putih yang terlihat seperti kapas menyelimuti danau di Rawa Danau. Tak jauh dari danau terdapat tempat peristirahatan yang disana terdapat kursi-kursi untuk wisatawan beristirahat sambil memandangi danau Rawa Danau yang indah. Tidak jauh dari tempat peristirahatan terdapat villa penginapan yang disewakan untuk tempat pengunjung yang ingin menginap. Bila akhir pekan atau musim liburan tiba, villa tersebut akan ramai dan penuh.

Wisata  Jawa Rawa Danau ini terletak sekitar 101 Km dari Jakarta. Tidak banyak yang tahu objek wisata alam ini. Mungkin karena letaknya yang terpencil atau jaraknya yang lumayan jauh. Namun tempat ini dapat menjadi alternatif liburan bagi anda yang sudah bosan ke pantai dan ingin suasana liburan yang lebih dekat dengan alam.

ingin melihat paket wisata murah dari kami, klik disini

 

wisatajawa.com – Wisata Jawa Pemandian Tirta Budi terletak di dusun Dalem, Widodomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Sebuah kolam ceruk kecil di bawah rimbunnya pohon-pohon bambu bagian dari aliran sungai dengan air bening segar berwarna biru hingga disebut BLue Lagoon. Kedalamannya bervariasi dari 1 meter sampai 3 meter di lokasi yang paling dalam. Di hari biasa Blue Lagoon ini menjadi tempat bermain anak-anak desa setempat. Mereka berlompatan untuk menceburkan diri ke dalam air dengan gaya yang paling hebat.

Goa Rancang Kencono

Wisatajawa.com – Gua rancang Kencono merupakan salah satu bukti kekayaan Wisata Jawa yang berlokasi di pedukuhan Menggoran II, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Daerah ini banyak  gua-gua yang tersembunyi didalam perut bumi yang banyak menawarkan panorama yang luar biasa.  Gua Rancang Kencono mempunyai keistimewaan  berupa  ruangan lapang seluas 20m x 20m yang berketinggian 12 meter yang sering digunakan untuk acara – acara sarasehan, camping dan lain-lain. Ruangan tersebut tidak terlalu gelap karena sinar matahari masih bisa memasuki tempat ini. Gua Rancang Kencono ini tidak banyak mempunyai ornamen, hanya beberapa stalagtit yang menggantung di langit goa ini yang menjadikan gua ini justru memudahakan para pengunjung untuk melakukan aktivitas di tempat ini.

Menurut buku “ legenda dan budaya desa Bleberan “ yang diterbitkan oleh pemerintah desa Bleberan yang menceritakan gua tersebut ditemukan tahun 1720, yang waktu itu beberapa prajurit Mataram yang melarikan diri dan dua dari prajurit tersebut bernama kyai Putut Linggo Bowo dan Kyai Soreng Pati menemukan goa ini untuk dijadikan tempat beristirahat. Para prajurit Mataram sering mengadakan pertemuan di tempat ini untuk menyusun penyerangan. Oleh karena itu tempat ini di sebut gua Rancang Kencono yang berarti merancang perbuatan yang bersifat mulia.

Di gua tersebut juga terdapat ruangan yang berukuran sekitar 3×3 yang konon di dijadikan tempat untuk bertapa pagi para pejuang untuk mendapatkan petunjuk mengenai apa yang harus dilakukan untuk melawan para pejajah. Setelah masa perang berakhir, gua tersebut tidak digunakan lagi dan dibiarkan begitu saja. Seiring dengan waktu muncul kesadaran dari mayarakat setempat untuk membenahi dan menata gua ini dan menjadikankan tempat tersebut menjadi wisata sejarah yang menjadi kebanggaan kabupaten Gunungkidul. Harga Tiket untuk masuk di wisata ini adalah sebesar Rp.3.000,- per orang sudah termasuk tiket untuk memasuki air terjun Sri Getuk yang berjarak sekitar 1 km. Fasilitas yang tersedia di tempat ini antara lain bumi perkemahan yang bisa diperguinakan untuk berbagai macam kegiatan. Selain itu bagi anda yang menyukai camping, anda biasa menghubungi pemerintah desa Bleberan untuk memakai tempat tersebut

Ingin melihat paket wisata menarik dari kami, klik disini