Wisata di Subang yang biasa kita kenal mungkin hanyalah Ciater, tapi semakin berkembangnya media informasi yang semakin mudah di akses membuat wisata yang ada di Subang semakin banyak bermunculan, salah satunya yang lagi hits adalah Mata Air Cimincul. Sebenarnya Subang sendiri menyimpan begitu banyak potensi wisata yang sebenarnya bisa lebih di eksplor lagi. Kali ini kita akan mencoba fokus membahas Mata Air Cimincul.

mata-air-kasumber
Wisata mata air Cimincul yang berada di persawahan Desa Pasanggarahan menjadi destinasi wisata yang diburu. Airnya yang jernih dan sangat alami kerap dijadikan lokasi selfie. Beragam gaya ala "dua alam" menjadi trending, yakni berfoto di dalam air namun luar air pun terbawa. Malah gaya yang dipakai saat foto di air pun layaknya kegiatan di darat. Inilah kawasan wisata mata air Cimincul yang bisa menjadi magnet baru bagi wisata Subang.

064288300_1453971247-mataaircov

Lokasi dan Rute Mata Air Cimincul, Subang
Lokasi wisata mata air Cimincul tidak terlalu jauh dari ibu kota Kabupaten Subang. Anda bisa menempuhnya sekitar 27 kilometer (sekitar 90 menitan). Adapun dari Kota Bandung, jarak Subang sekitar 30 kilometer atau memakan waktu sekitar 120 menit. Tempat wisata ala desa inimenyimpan perpaduan destinasi alam dengan potensi penduduk, yakni warga desa setempat memiliki keterampilan membuat gula aren, sagu, kelontong buram, dan rengginang. Jadi, sambil wisata di mata air Cimincul, wisatawan pun bisa membeli oleh-oleh produk khas setempat. Untuk ke tempat wisata ini, Anda bisa melalui jalur Tol Cipali dan keluar di gate Kalijati (Jln. Raya Kalijati) – Jalan Cijambe – Jln. Cagak – Jln. Kasomalang (dekat PT Tirta Investama/Aqua).


Mata air Cimincul terletak di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang. Cimincul berasal dari kata paduan kata cai = air dan mincul = timbul. Menuju ke tempat ini sebenarnya gampang, hanya ada turunan curam. Dulu, tempat ini biasa dimanfaatkan oleh penduduk. Namun, setelah ada yang memposting di media sosial, tempat ini menjadi target baru para pencari tempat wisata tersembunyi.

Bahkan para pengunjung rasanya tak lengkap jika belum mencoba menceburkan diri ke mata air ini. Aliran airnya kini sudah diatur dengan adanya penampungan. Di dalam air pun ada batu-batu alami dan aliran air mengalir ke sungai-sungai kecil di area persawahan. Pemandangan persawahan pun menjadi daya tarik tersendiri. Selain mata air Cimincul di desa yang sama Pasanggrahan, Kasomalang, terdapat mata air Kasumber.

 

Tips dan Panduan Menuju Mata Air Cimincul Subang Jawa Barat

  • Jaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
  • Perhatikan kebun warga, jangan sampai merusak atau mengambil apapun.
  • Jalan menuju kesini cukup curam, jadi gunakan alas kaki yang nyaman.
  • Pastikan pengemudi handal, karena jalan daerah Subang sempit, berkelok dan terjal.
  • Bawa pakaian ganti jika ingin berenang.
  • Don’t judge by its cover” pesona mata air itu bukan dilihat dari atas, tapi difoto dari dalam permukaan air.
  • Untuk mendapatkan foto yang keren, gunakan gear kamera tahan air serta dome agar bisa menciptakan foto dua alam. Daratan dan bawah permukaan air bisa ditangkap gambarnya dengan mudah.
  • Datang sore atau pagi hari agar cuaca lebih bersahabat dan tidak terlalu terik.
  • Jangan ambil apapun kecuali foto dan jangan tinggalkan apapun kecuali jejak kaki.

Pulau Panjang adalah pulau yang terdapat di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Indonesia. Pulau dengan luas 19 hektar ini berjarak 1,5 mil laut (2,5 Km) dari Pantai Kartini, Jepara. Pulau ini memiliki pasir putih dengan dikelilingi laut dangkal berair jernih serta memiliki terumbu karang. Bagian tengah pulau ini terdapat hutan tropis dengan pohon yang tinggi menjulang serta diselingi perdu dan semak sebagai tempat burung laut berkembang biak. Flora di pulau ini dominasi oleh pohon randu, asam jawa, dadap, serta pinus.

Untuk menyeberang ke Pulau Panjang, bisa melalui Pantai Kartini, Pantai Bandengan, atau Pantai Prawean. Namun dermaga penyeberangan dari Pantai Kartini ke Pulau Panjang dan ke Karimunjawa berbeda. Di sini ada papan petunjuk dermaga kapal untuk menuju ke Pulau Panjang.

17b1

Saat kami hendak menyeberang, tarif yang dikenakan untuk menyeberang dari Pantai Kartini adalah sebesar Rp13.000,00 (PP), menggunakan kapal kayu berkapasitas 10-15 orang. Waktu tempuh dari dermaga ke Pulau Panjang hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit.

Pulau Panjang dikelilingi laut dangkal dengan dasar terumbu karang sehingga pantainya berpasir putih. Air laut di sebelah selatan dan barat cukup jernih dan tidak berarus, sehingga cocok untuk mandi laut, snorkeling, dan bermain kano. Di sepanjang pantai terdapat pohon peneduh dengan akarnya yang menjurai ke laut sangat indah untuk dinikmati. Ditambah dengan suasananya yang tenang cukup menyejukkan hati setiap pengunjung.

Bagian tengah pulau merupakan struktur hutan tropis dengan pohon-pohon besar dan tinggi menjulang diselingi perdu dan semak dijadikan tempat bagi burung laut bermalam dan berkembang biak. Pepohonan yang mendominasi adalah: randu, asem jawa, dadap, bahkan di sebelah timur banyak pohon pinus yang umurnya ratusan tahun.

pulau panjang

Selain mandi laut, snorkeling, dan bermain kano, Anda juga bisa trekking mengelilingi pulau ini sambil menikmati segarnya angin laut, teduhnya pepohonan, dan tentu saja pemandangan hutan.

Karena kapal terakhir untuk kembali ke Pantai kartini adalah sekitar pukul 17.00 WIB, di perjalanan kemungkinan besar Anda bisa menikmati sunset.

Akses Transportasi

  1. Perahu Sapta Pesona dari Dermaga Pantai Kartini Rp13.000,00. Pengunjung dapat beraktivitas di Pulau Panjang selama 1 hari.
  2. Perahu Wisata Bahari dari Dermaga Pantai Bandengan Rp10.000,00. Pengunjung diberi waktu beraktivitas di Pulau Panjang selama 1 jam.
  3. Perahu nelayan dari Pantai Prawean carter (sewa borongan) sekitar Rp100.000,00 s/d Rp200.000,00.

Travelling ke Banyuwangi jangan khawatir dengan objek wisatanya yaa, dijamin pasti pengen balik lagi.. Wisatajawa akan mengulas sedikit tentang objek wisata di Banyuwangi yang sangat indah dan harus anda kunjungi. Ini salah satu pesona di Banyuwangi yang sangat memoriable buat anda menghabiskan waktu liburan, cocok juga untuk anda yang menyukai photography recommended banget… Atau anda yang mau pre wedding juga bisa menjadikan tempat ini sebagai tempat anda dan pasangan foto Pre Wedding. Penasaran ? Yuk simak referensi dari Wisatajawa..

Pulau-kecil-ini-menjadi-ciri-khas-Pantai-Pulau-Merah

Pantai Pulau Merah, kebanyakan masyarakat mengenalnya Pulau Merah karena pasir di Pulau ini berwarna merah dan juga bukit kecil yang letaknya tidak jauh dari bibir pantai. Anda bisa berjalan ke bukit tersebut ketika air laut surut, jaraknya kira – kira 100meter saja. Pantai Pulau Merah ini dulunya bernama Pantai Ringin Pitu, bibir pantai yang memiliki pasir putih sepanjang 3 km. Ombak di Pantai Pulau Merah ini juga tinggi sekitar 4 – 5 meter, sehingga Pantai Pulau Merah ini sedang dipersiapkan untuk dijadikan tempat Surfing di Banyuwangi. Bagi anda yang suka bermain Surfing, dengan ombak yang lumayan tinggi ini anda bisa mencoba untuk bermain di Pantai Pulau Merah.

wisata-pantai-pulau-merah

Berada di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, dengan jarak kurang lebih 80 km dari pusat kota Banyuwangi, anda dapat berkunjung ke Pantai Pulau Merah dengan kendaraan roda dua, roda empat, atau apabila anda memilih untuk naik kendaraan umum bisa turun di terminal Pesanggaran dan melanjutkanya dengan naik ojek. Untuk tiket masuk ke Pantai Pulau Merah hanya Rp. 3.000 per orang, untuk weekend Rp. 5.000 per orang.

Naah, menarik bukan ? tempat Wisata ini bisa anda jadikan tujuan Wisata saat berkunjung ke Bayuwangi. Masih banyak lagi objek Wisata lainya yang perlu anda kunjungi, so..visit Jawa Timur sekarang juga, dan explore Wisata Pantai Pulau Merah Banguwangi..

Keindahan alam di Bumi Pertiwi Indonesia memang tersebar dimana – mana.. Bagi kalian yang sangat suka menikmati keindahan alam, anda wajib dong explore tempat – tempat eksotis seperti Pantai Payangan yang akan Wisatajawa.com share ini hehe

Pantai ini berada di dusun Payangan, desa Semberejo, kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur, Indonesia. Kalian bisa kunjungi pantai yang merupakan pantai nelayan ini, so tempat ini relative lebih sepi dari pantai – pantai lainya. Rute nya gampang banget, anda bisa melalui rute dari pusat kota menuju ke Ambulu, kemudian ambil arah ke selatan ke Watu Ulo (salah satu dari deretan pantai di Jember, disebut Pantai Watu Ulo karena terdapat batu memanjang di bibir pantai ini). Nah, setelah ikuti saja jalan tersebut, maka anda akan sampai di Pantai Payangan.

pesona pantai payagan

Pantai Payangan memiliki 3 pantai, pantai disisi Utara yang memiliki bibir pantai melengkung dengan pasir yang hitam, pantai disisi Tengah yang memiliki bebatuan yang cantik, kemudian pantai disisi Selatan yang memiliki padang rumput bisa untuk berkemah dan juga merupakan tempat parkir perahu – perahu nelayan Payangan. Beberapa fasilitas yang ada di Pantai Payangan adalah Toilet, tempat parkit Mobil dan Motor, Camping Ground, warung – warung warga yang menyediakan makanan, dll.

Cocok banget kan bagi kalian yang seneng jelajah pantai ? Pantai ini juga bagus untuk melihat sunset maupun sunrise sambil mendirikan perkemahan. Selain itu, anda juga bisa membeli hasil tangkapan nelayan secara langsung, dan ketika anda ke pantai ini pagi – pagi anda bisa melihat aktifitas para nelayan yang pulang dari melaut membawa hasil tangkapannya.

08082014-payangan (1)

Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi berupa motor atau mobil. Tetapi apabila anda lebih menyukai jalan kaki atau menggunakan angkutan umum, anda bisa menggunakan ojek saja karena angkutan umum untuk rute Payangan belum ada. Nahh untuk parkir kendaraan motor Rp. 3.500 dan kendaraan mobil Rp. 10.000. Mudah bukan ? Dan pastinya tempat ini bisa menjadi referensi anda berwisata di Jember, Jawa Timur.

Mungkin anda pernah ke Bali, tapi apakah anda pernah ke Tukad Unda yang berada di Bali? Kalau belum, boleh lah sekali-kali mampir kesini untuk menenangkan pikiran dan me-refresh nya dengan menikmati segala panorama alamnya yang menyejukkan dan menakjubkan.

Kawasan ini terletak di Kabupaten Klungkung dengan jarak kurang lebih sekitar 62km dari Bandar Udara Ngurah Rai menuju arah timur, sebenarnya tak cukup sulit menemukan letak tempat ini, karena letaknya yang strategis dan terletak di Jalan utama Kota Klungkung.

Untuk tiket masuk, masih Gratis alias tidak dikenakan biaya, hal ini tentunya mantap dong, dengan sajian pemandangan alam yang wah namun tidak harus merogoh kocek terlalu dalam, disini anda akan menemui sajian sungai yang bertingkat dua dan mengalirkan airnya yang tenang, sehingga dapat sesaat merefresh suasana hati dan melupakan segala masalah yang dihadapi baik dari pekerjaan atau aktivitas lainnya.

22586905103_700d9c85cb_b

Disini anda tidak akan menemukan hawa panas, penuh polusi dan macet seperti di Kota besar lainnya, Tukad Unda memiliki hawa yang sejuk dan segar, dengan bebatuan besar yang terdampar di hulu sungai, jika tidak sedang turun/setelah turun huja, air disini dipastikan akan sangat jernih.

Tukad Unda juga dijadikan tempat untuk berwisata air seperti Rafting atau arung jeram, kadangkala volume air di Tukad Unda naik jika curah air hujan yang turun cukup banyak. Hal tersebut biasanya dimanfaatkan oleh wisatawan untuk melakukan rafting atau arung jeram, selain itu Tukad Unda juga dipergunakan warga sekitar untuk memancing ikan dan mencuci baju.

Telah dijelaskan sekilas diatas bahwa untuk menemukan Tukad Unda bukanlah pekerjaan sulit karena lokasinya yang stratetis dan berdekatan dengan kota-kota terkenal di Bali. Tukad Unda terletak di Desa Lebah Banjar, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung. Jaraknya dari Denpasar sekitar 62 km yang bisa ditempuh dengan waktu 1,5 jam saja.

3739490620_87513c486d_b

Jadi, bertambah banyaklah referensi anda mengenai Bali, karena Bali tidak hanya terkenal dengan pantai-pantai nya yang seluruh dunia sudah mengakuinya, tempat-tempat seperti ini lah yang menjadi permata bagi deretan Wisata Jawa ataupun Bali.

 

Demikian penjelasan singkat dari Wisatajawa.com tentang Tukad Unda, so selamat berlibur!

 

#ayokejawa