Wisatajawa.com – Berbicara tentang Wisata Jawa memamg sangat beragam. Salah satu contohnya adalah KIDZANIA adalah sebuah pusat rekreasi berkonsep EDUTAINMENT yang unik bagi anak-anak usia 2-16 tahun serta orang tua nya. KIDZANIA dibangun khusus menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya, namun dalam ukuran anak-anak, lengkap dengan jalan raya, bangunan, ritel juga berbagai kendaran yang berjalan di sekeliling kota. Di kota ini, anak-anak memainkan peran orang dewasa sambil mempelajari berbagai profesi. Misalnya, menjadi seorang dokter, pilot, pekerja konstruksi, detektif swasta, arkeolog, pembalap F1 dan lebih dari 100 jenis Profesi dan Pekerjaan orang dewasa lainnya.

wisatajawa.com – siapa yang tidak tahu makanan yang bernama lumpia?
Pastinya kalian sudah mengenal ataupun sudah merasakan lezatnya makanan ini. Makanan khas dari Kota Semarang ini memiliki asal-usulnya sendiri. Awalnya lumpia hadir pada abad 19 dan merupakan perpaduan antara budaya Tiong Hoa-Jawa yang serasi dalam cita rasa.

wisatajawa.com – Keindahan dari hutan mangrove yang berlokasi di jangkaran, temon, kabupaten kulon progo sangat menarik wisatawan, terutama bagi wisatawan dikalangan remaja. dengan nuansa alam dan romantis yang menjadi pemikat tersendiri bagi wisatawan. wisatawan dapat menikmati keindahan obyek wisata ini hanya dengan membayar parkir saja, Rp. 2000,00 untuk kendaraan roda dua dan Rp. 4000,00 untuk kendaraan roda empat.

Goa Sikidang

Wisatajawa.com – Kulon Progo termasuk daerah Istimewa Yogyakarta yang mempunyai banyak spot menarik untuk wisata. Ini dikarena kawasan ini yang juga merupakan gugusan dari pegunungan Menoreh . Karena itulah jajaran Wisata Jawa yang ada di Kulon Progo selalu menarik, Satu diantara tempat Wisatanya adalah Goa Sikidang Kencana. Goa ini terletak di wilayah perbukitan Pedukuhan Sabrang Kidul, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo. Memiliki kedalaman lorong sekitar 150 meter dan terdapat sungai bawah tanah yang alirannya konon bisa tembus sampai Goa Kiskendo di wilayah Desa Jatimulyo. Namun, pintu keluar goa saat ini tertutup oleh bongkahan batu besar sehingga manusia tidak bisa melewatinya.

Mulut goa berupa lubang sempit berdiameter sekitar dua meter saja dan sedikit curam. Begitu masuk ke tubuh goa, sebuah ruang cukup lapang dengan stalaktit dan stalagmit yang saling menjulang serta batu-batu berukuran besar langsung tampak menyambut. Gemericik air dari aliran sungai kecil menggema di dalam goa serta sesekali ditimpali cericit kelelawar penghuni goa. Nuansa eksotis pun semakin menyeruak.

Goa itu ditemukan oleh Mbah Bongsoriyo, leluhur desa Purwosari, bebarapa ratus tahun yang lalu. Adapun keturunan ketujuh Mbah Bongsoriyo, Sarijan (75), saat ini masih hidup di desa tersebut. Penemuan goa bermula ketika Mbah Bongso tengah menggembalakan kambingnya di sekitar gua. Namun, saat hendak pulang, Mbah Bongso mendapati beberapa ekor kambingnya ternyata hilang.

Dia lalu mencarinya dan menemukan kambingnya ada di goa tersebut. Saat itu, kambing-kambing tersebut terlihat berkeliaran di dalam goa bersama seekor kidang atau kijang (rusa). Dari situlah, goa tersebut kemudian dikenal sebagai goa Sikidang Kencana.

Dari struktur lorong dan bebatuan, lanjut Purwito, goa ini memiliki daya tarik tersendiri. Yakni adanya enam spot menarik yang merupakan hasil cipta alam dengan komposisi bebatuan yang menakjubkan. Di antaranya adalah berupa batuan kapur besar yang menyerupai pohon beringin lebat (ringin kurung), batuan serupa kentongan, ruangan besar yang disebut selangit dan bebatuan alami yang serupa bentuk stupa candi (candi sewu).

Selain itu juga ada batu hasil menyatunya stalaktit dan stalagmit yang membentuk semacam tiang goa (soko bentet) serta batu besar yang menyerupai bentuk hati (bungkus angkrem). Meski begitu, potensi goa tersebut masih belum tergarap maksimal oleh Pemerintah Kabupaten Kulonprogo.

Upaya untuk mengenalkan potensi wisata gua Sikidang ini tak hanya dilakuan oleh pihak desa. Komunitas di Kulonprogo yang merasa peduli dengan obyek-obyek wisata alternatif juga berusaha untuk turut mempromosikan gua tersebut pada khalayak yang lebih luas.

Ingin melihat paket wisata menarik dari kami, klik disini

wisatajawa.com – Berwisata Jawa ke Kota Bandung selalu menjadi pilihan utama dalam berwisata bagi penduduk Jakarta dan sekitarnya. Tidak hanya dekat dan sejuk, Bandung juga mempunyai banyak pilihan wisata yang menarik sehingga banyak warga Jakarta, Bogor, Sentul, bahkan Banten dan Sukabumi datang berulang kali untuk berwisata di kota ini. Bagi Anda yang ingin berkunjung ke tempat wisata yang berbeda, unik, serta menghibur dan mendidik maka Anda dapat mencoba datang ke Saung Angklung Udjo. Saung Angklung Udjo adalah pusat pelestarian dan pertunjukan kebudayaan tradisional yang ada di Bandung. Bagi orang tua, Anda dapat mengenang masa lalu bermain angklung di tempat ini, sedangkan bagi anak Anda, mereka dapat belajar mengenal kebudayaan Indonesia yang sudah jarang ditemui di kota-kota besar ini.