wisatajawa.com – Siapa yang tidak tahu rumah joglo? Pastinya kalian tahu atau hanya pernah sekedar dengar nama itu. Pada zaman dulu rumah joglo adalah rumah tradisional masyarakat di jawa. Hampir setiap rumah berbentuk rumah joglo. Bangunan yang terbuat dari kayu dengan atap yang berbentuk tajug atau semacam piramida yang mengacu pada bentuk gunung. Sehingga dari sinilah nama joglo mucul. Istilah joglo berasal dari 2 kata, tajug dan loro yang bermakna penggabungan dua tajug. Bentuk atap yang dianggap gunung oleh masyarakat diyakini sebagai sesuatu yang sakral karena gunung merupakan tempat tinggal para dewa.

wisatajawa.com – siapa yang tidak tahu makanan yang bernama lumpia?
Pastinya kalian sudah mengenal ataupun sudah merasakan lezatnya makanan ini. Makanan khas dari Kota Semarang ini memiliki asal-usulnya sendiri. Awalnya lumpia hadir pada abad 19 dan merupakan perpaduan antara budaya Tiong Hoa-Jawa yang serasi dalam cita rasa.

wisatajawa.com – Keindahan dari hutan mangrove yang berlokasi di jangkaran, temon, kabupaten kulon progo sangat menarik wisatawan, terutama bagi wisatawan dikalangan remaja. dengan nuansa alam dan romantis yang menjadi pemikat tersendiri bagi wisatawan. wisatawan dapat menikmati keindahan obyek wisata ini hanya dengan membayar parkir saja, Rp. 2000,00 untuk kendaraan roda dua dan Rp. 4000,00 untuk kendaraan roda empat.

Goa Kiskendo

Wisatajawa.com – Pilihan untuk berwisata ke Goa memang sesuatu yang bisa dikatakan menantang . Terlebih di jajaran Wisata Jawa banyak sekali terdapat Goa yang sangat cocok digunakan untuk wisata. Salah satunya adalah Goa Kiskendo. Goa Kiskendo adalah goa alam di pegunungan Menoreh yang terletak 1200 m di atas permukaan laut yang berhawa sejuk. Goa ini terletak sekitar 35 km arah barat laut Yogyakarta di atas bukit utara Kabupaten Kulon Progo yang dapat diakses memalui jalan kecil beraspal. Hanya kendaraan beroda empat berukuran kecil saja yang dapat sampai ke gua ini. Bagi Anda yang datang dengan bis besar harus berhenti di desa Niten, dekat kantor kecamatan Giri Mulyo, sekitar 8 km dari gua.

Tidak jauh dari mulut goa Kiskendo terdapat Goa Sumitro yang mempunyai dua mulut vertikal dan horizontal yang mengalir sungai bawah tanah yang jernih. Objek wisata ini sangat cocok untuk kegiatan perkemahan karena didukung dengan adanya lahan yang luas dengan udara yang nyaman. Goa Kiskendo yang terletak di desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulya, dapat dicapai dari yogyakarta dengan jarak kurang lebih 38 km atau kurang dari 21 km dari kota wates. Sepanjang Goa Kiskendo dapat menikmati pemandangan alam pegunungan yang mempesona. Memasuki gua Kiskendo, pengunjung akan disambut oleh keindahan stalaktit dan stalagmit seperti gua batu kapur pada umumnya. Menurut legenda dahulu gua tersebut merupakan istana 2 raksasa bernama Maesosuro dan Lembusuro yang dikalahkan oleh Subali seperti yang dilukiskan pada relief di depan gua.

Taman wisata ini terletak 35 kilometer di sebelah Barat kota Yogyakarta, di pegunungan Menoreh. Taman Wisata ini terdiri dari Goa Kiskendo, Goa Sumitro dan Watu Blencong . Merupakan goa alam di pegunungan Menoreh yang terletak 1200 m di atas permukaan laut yang berhawa sejuk, dari bentuk serta keadaannya sangat serupa dengan apa yang yang tersirat dalam legenda dalam legenda Istana Goa Kiskendo (yang merupakan fragmen dari cerita Ramayana ), tempat tinggal Raksasa Mahesasura yang berkepala kerbau dan Lembusura yang berkepala sapi. Dalam kisah pewayangan, di tempat ini terjadi pertempuran antara Subali Sugriwa dengan Mahesasura dan patih Lembusura yang menghuni goa ini.Di samping itu keadaan-keadaan geologis dari goa-goa yang ada di daerah berbatu kapur,Di dalam goa Kiskendo ini terdapat banyak stalaktit dan stalagmit yang aneh namun indah bentuknya.

Ingin melihat paket wisata menarik dari kami, klik disini

Gardu Action Parang Kusumo

Wisatajawa.com – Sampah memanglah hal yang tak bisa dipisahkan dari kehidupa kita terlebih lagi kita sebagai masyarakat Indonesia . Walaupun sedang berpiknik ria di tempat wisata special sekalipun sepertinya memang tidak bisa jauh dari hal berbau membuang sampah . Seperti salah satunya adalah spot wisata Jogja Pantai Parang Kusumo . Pantai yang menjadi salah satu andalan Wisata Jawa ini sangat rammai sekali dikunjungi pengunjung setiap harinya . Bahkan Wisata pantai ini menjadi salah satu lokasi menarik dalam syuting film AADC ( Ada Apa Dengan Cinta ) 2 dimana Cinta sang pemeran utama bersama para sahabatnya sedang berselfie ria dan bersenang-senang di Pantai ini . Sehingga tak heran Pantai ini menjadi lokasi special yang mengundang banyak pendatang yang menggunakan Paket Wisata menarik dating kesini. Karena ramainya pengunjung tersebut bukanlah keheranan jika banyak mengundang banyak sampah.

Dari situlah mengundang keresahan para warga di sekitar pantai Parangkusumo, kemudian mereka mencoba untuk mendaur ulang sampah tersebut. Mereka mengumpulkan sampah dari pantai dan juga dari masyarakat sekitar melalui bank sampah. Akhirnya mereka menciptakan spot foto wisata Yogyakarta yang bernama Gardu Action. Gardu Action ini memang menjadi tempat yang tepat buat anda yang suka berfoto-foto. Ada tulisan love yang dibuat dari botol plastik bekas, pintu gerbang yang terbuat dari aneka sampah yang didaur ulang dan masih banyak lainnya.

Semua pajangan yang terdapat di sepanjang Pantai Parangkusumo ini terbuat dari sampah-sampah. Untuk masuk kesini kamu tidak di pungut biaya sepersen pun. Tetapi ada kotak sumbangan yang bisa kamu beri dana seikhlasnya. Tempat ini memang sering dijadikan tempat berfoto dan berselfie para anak-anak muda. Apalagi ditambah dengan pemandangan langit senja di pantai Parangkusumo. Akan menambah liburan unik yang tak akan terlupakan. Disini juga disediakan tempat untuk camp. Kamu tinggal bilang dengan pengurus Gardu Action ini.

Pengurus Gardu Action ini tak hanya ingin menciptakan sebuah tempat wisata unik Yogyakarta, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah. Saat ini sampah memang menjadi sebuah masalah yang tidak bisa di pungkiri dari kehidupan sekitar kita. Jadi ketika anda datang ke Gardu Action ini. Jangan pernah untuk membuang sampah sembarangan atau merusak fasilitas yang terdapat di tempat ini. Kita harus sama-sama menjaganya supaya tetap indah dan terjaga.

Ingin melihat paket wisata menarik dari kami, klik disini