wisatajawa.com – Siapa yang tidak tahu rumah joglo? Pastinya kalian tahu atau hanya pernah sekedar dengar nama itu. Pada zaman dulu rumah joglo adalah rumah tradisional masyarakat di jawa. Hampir setiap rumah berbentuk rumah joglo. Bangunan yang terbuat dari kayu dengan atap yang berbentuk tajug atau semacam piramida yang mengacu pada bentuk gunung. Sehingga dari sinilah nama joglo mucul. Istilah joglo berasal dari 2 kata, tajug dan loro yang bermakna penggabungan dua tajug. Bentuk atap yang dianggap gunung oleh masyarakat diyakini sebagai sesuatu yang sakral karena gunung merupakan tempat tinggal para dewa.

wisatajawa.com – Gunung merupakan tempat yang menyimpan berjuta pesona yang dapat menyihir setiap pendaki yang menjejakinya. Di indonesia ada beberapa gunung yang dijadikan spot mendaki bagi para peminatnya. Seperti gunung andong, sumbing, merbabu atau lawu yang terletak di Jawa Tengah.

wisatajawa.com – Bakpia pathuk merupakan salah satu makanan khas jogja yang sering dijadikan ole-oleh. Bakpia sendiri sebenarnya berasal dari Cina, yang bernama Tou Luk Pia yang artinya kue pia dari kacang hijau. Di yogyakarta bakpia pathuk sendiri diproduksi di kampung desa pathuk yogyakarta, sejak tahun 1948.

wisatajawa.com – Keindahan dari hutan mangrove yang berlokasi di jangkaran, temon, kabupaten kulon progo sangat menarik wisatawan, terutama bagi wisatawan dikalangan remaja. dengan nuansa alam dan romantis yang menjadi pemikat tersendiri bagi wisatawan. wisatawan dapat menikmati keindahan obyek wisata ini hanya dengan membayar parkir saja, Rp. 2000,00 untuk kendaraan roda dua dan Rp. 4000,00 untuk kendaraan roda empat.

Wisatajawa.com – Kereta api mempunyai sejarah panjang di Indonesia, dibawa masuk oleh engineers Belanda yang berguna sebagai pengangkut massa ataupun hasil bumi. Tidak bisa dipungkiri bahwa kereta merupakan moda transportasi yang sangat praktis, selain bisa mengangkut dalam jumlah banyak juga bisa ditempuh dalam waktu singkat. Dalam sejarah perkembangannya, kereta api mengalami perubahan secara signifikan. Dahulunya, kereta api masih menggunakan kayu bakar ataupun dengan mesin uap sebagai penggeraknya, dengan tubuh kereta yang sangat besar dan biasanya berwarna hitam. Sekarang, kereta juga tersedia dengan bahan bakar batu bara hingga listrik dan tentu saja, badan kereta lebih ramping.