Wisatajawa.com – Berbicara tentang Wisata Jawa memamg sangat beragam. Salah satu contohnya adalah KIDZANIA adalah sebuah pusat rekreasi berkonsep EDUTAINMENT yang unik bagi anak-anak usia 2-16 tahun serta orang tua nya. KIDZANIA dibangun khusus menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya, namun dalam ukuran anak-anak, lengkap dengan jalan raya, bangunan, ritel juga berbagai kendaran yang berjalan di sekeliling kota. Di kota ini, anak-anak memainkan peran orang dewasa sambil mempelajari berbagai profesi. Misalnya, menjadi seorang dokter, pilot, pekerja konstruksi, detektif swasta, arkeolog, pembalap F1 dan lebih dari 100 jenis Profesi dan Pekerjaan orang dewasa lainnya.

wisatajawa.com – Candi Borobudur adalah candi buddha terbesar didunia. Siapa yang tak kenal dengan bangunan yang memiliki kisah-kisah lama yang menjadi sejarah ini? Candi yang terletak di daerah Magelang, Jawa Tengah ini telah menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk datang berkunjung. Bangunan yang dianggap suci bagi pemeluk agama buddha ini dibangun sekitar pada tahun 780-840 masehi. Pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra. Candi Borobudur pernah dinyatakan hilang karena tertutup oleh abu vulkanik pada saat Gunung Merapi mengalami erupsi. Hingga candi ini kembali ditemukan oleh pasukan Inggris dibawah pimpinan Sir Thomas Stamford Raffles yang juga menjadi penemu bunga Rafflesia Arnoldi itu. Area candi berhasil dibersihkan seluruhnya pada tahun 1835.

wisatajawa.com – Gamelan adalah alat musik tradisional dari jawa. Gamelan sudah ada sejak zaman para wali, yaitu sunan kalijaga, karena pada saat itu gamelan menjadi media berdakwah sehingga gamelan bisa disebut alat musik islami.

wisatajawa.com – Siapa yang tak kenal gudeg? Gudeg telah dikenal oleh masyarakat Indonesia khususnya sebagai makanan khas dari Kota Yogyakarta. Popularitas tersebut juga yang membuat Yogyakarta dikenal dengan nama Kota Gudeg. Gudeg adalah makanan tradisional yang terbuat dari Nangka muda (nangka) yang direbus selama beberapa jam dengan gula kelapa serta santan. Dengan dilengkapi dengan berbagai bumbu tambahan membuat Gudeg menjadi terasa manis dilidah dan memiliki rasa yang khas dan enak sesuai dengan selera masyarakat Jawa pada umumnya.

wisatajawa.com – Siapa yang tidak tahu rumah joglo? Pastinya kalian tahu atau hanya pernah sekedar dengar nama itu. Pada zaman dulu rumah joglo adalah rumah tradisional masyarakat di jawa. Hampir setiap rumah berbentuk rumah joglo. Bangunan yang terbuat dari kayu dengan atap yang berbentuk tajug atau semacam piramida yang mengacu pada bentuk gunung. Sehingga dari sinilah nama joglo mucul. Istilah joglo berasal dari 2 kata, tajug dan loro yang bermakna penggabungan dua tajug. Bentuk atap yang dianggap gunung oleh masyarakat diyakini sebagai sesuatu yang sakral karena gunung merupakan tempat tinggal para dewa.