wisatajawa.com – Air Terjun Sirawe atau Curug Sirawe berada di dataran tinggi Dieng dengan memiliki ketinggian sekitar 80 meter. Air yang jatuh dari curug ini menimpa bebatuan dan membentuk kolam kecil di bawahnya. Perjalanan menuju kawasan Wisata Air Terjun Curug Sirawe dapat ditempuh dengan motor dan dilanjutkan dengan berjalan kaki. Jalan menuju curug belum terjamah aspal sehingga perjalanan akan perlu perjuangan. Begitu pula saat harus berjalan kaki menuju curug. Jalan setapak di dalam hutan yang masih rimbun cukup menyulitkan namun tetap bisa dilalui. Setelah hampir setengah jam berjalan akan mulai terdengar suara air mengalir deras.

wisatajawa.com – Grand Canyon adalah sebuah ngarai raksasa yang terdapat di Colorado, Amerika Serikat. Grand Canyon terbentuk karena pengikisan oleh aliran Sungai Colorado sejak berjuta tahun yang lalu. Kedalaman Grand Canyon mencapai 2.000 m dengan lebar 25 km dan panjangnya sekitar 450 km. Grand Canyon merupakan salah satu taman nasional pertama yang ada di Amerika Serikat. Adalah Presiden Theodore Rosevelt yang mengusulkan tempat tersebut menjadi taman nasional agar terhindar dari kepemilikan pribadi atas wilayah ini.

wisatajawa.com – Tidak hanya tentara Belanda saja yang pernah hidup di Benteng Van Der Wijck. Jenderal Besar Soeharto, penguasa Orde Baru bahkan sempat melewatkan lembar hidupnya di benteng yang terletak di Desa Sedayu, Kecamatan Gombong, Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) sewaktu menjadi anggota KNIL.

WISATAJAWA.COM – Di Demak terdapat sebuah desa yang sebagian penduduknya memelihara burung hantu dalam jumlah besar. Burung-burung hantu ini memang sengaja ditangkarkan dikarenakan masalah hama tikus yang sering kali merusak persawahan yang mengakibatkan petani sering gagal panen. Nama desa ini adalah Desa Tlogoweru yang berada di Kecamatan Guntur Kabupaten Demak. Lebih dari 200 burung hantu hidup bebas di desa yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani ini.

WISATAJAWA.COM – Kawasan wisata alam Air Terjun Kali Pancur ini berada di Desa Nogosaren, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, sekitar 14 km sebelah barat Kota Salatiga. Untuk menuju ke lokasi obyek wisata ini tidak ada sarana transportasi umum, jadi harus membawa kendaraan sendiri. Jika terpaksa harus naek kendaraan umum bisa dapat mengambil jurusan Kopeng Salatiga dan jika telah sampai di Desa Wates Kec. Getasan lantas jalan kaki atau dengan naik ojek sekitar 3 km an. Kondisi jalan tergolong baik hanya beberapa ratus meter menjelang lokasi jalan agak sempit dan belum beraspal. Di sepanjang perjalanan pengunjung dapat melihat keindahan alam lereng gunung Telomoyo dan Gunung Merbabu.