wisatajawa.com – Mendaki gunung merupakan salah satu aktivitas wisata favorit belakangan ini. Selain wisatanya yang menantang , aktivitas ini juga mampu menjadikan kita semakin dekat dengan alam . Terlebih lagi , bukan hal yang sulit untuk menemukan wisata mendaki gunung di daratan Wisata Jawa. Salah satunya adalah Gunung Papandayan yang berlokasi di Desa Sirna Jaya dan Desa Keramat Wangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.Gunung Papandayan menyimpan sejuta pesona dan daya tarik tersendiri bagi pengunjungnya. Gunung aktif ini memiliki ketinggian mencapai 2.622 meter diatas permukaan laut (dpl). Secara tofografi, gunung ini berada di ketinggian sekitar 2.170 meter dengan konfigurasi umum yakni lahannya bergunung-gunung, berbukit, dataran dan berlembah.  

Pantai di Gunung Kidul memang terkenal dengan keeksotisan pemandangannya dan desir ombaknya yang lembut namun cukup menantang. Pantai selatan Jawa walaupun sarat akan bau mistis namun tak pernah luput dari keramaian kunjungan para wisatawan yang berkunjung. Pantai Sadeng sejauh ini telah dimanfaatkan dan di kelola secara maksimal untuk menjadi sebuah dermaga atau pelabuhan . Justru inilah yang menjadi sisi keunikan tersendiri dari pantai ini . Pengunjung yang datang akan dengan mudah mendapatkan ikan laut segar . Komoditi ikan yang biasanya di dapatkan para nelayan adalah ikan Tuna , tongkol dan layur . Tak jarang pula para nelayan panen ikan tenggiri. Pantai Sadeng terletak di Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Jarak sekitar 50 Km dari Wonosari

Berkunjung di salah satu pantai indah di jajaran Wisata Jawa ini akan membutuhkan sedikit tenaga ekstra dikarenakan perjalanan yang harus di tempuh terdapat banyak tikungan-tikungan tajam dan curam mengingat Pantai-pantai di daerah Gunung Kidul memang gugusan pantai-pantai yang berada di balik pegunungan Gunung Kidul.

1465820788051

Pantai Sadeng dikenal sebagai Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) dan pelabuhan bertaraf nasional. Berkeliling ke penjuru pantai adalah cara untuk menikmati kemajuan perikanan di Sadeng. Akan tampak sekelompok nelayan yang membersihkan perahu, mengangkut ikan dari perahu ke tempat pelelangan, menggiling es batu untuk dimasukkan dalam kotak ikan sebelum didistribusikan, hingga ibu-ibu nelayan yang mengasuh anak-anak di pondokan. Seluruh warga pantai seolah sibuk dengan aktivitas perikanannya. Namun justru inilah yang menjadi keunikan dari Pantai Sadeng ini.

Untuk berkunjung ke Pantai Sadeng ini hanya di butuhkan beaya untuk operasional parkir saja karena potensi utama dari pantai ini memanglah untuk pelabuhan. Tapi bukan berarti tidak ada spot-spot tertentu di Pantai Sadeng ini yang bisa di gunakan untuk berenang atau berselfi-sefi ria. Di pojokan timur Pantai Sadeng ada spot yang memang tidak di gunakan untuk berlabuhnya kapal sehingga di manfaatkan untuk menikmati gemericik ombak pantai dengan berenang ataupun hanya sekedar bermain air.

Adalah sebuah pilihan yang tepat jika Anda akan memutuskan menghabiskan waktu liburan anda ke Kota Istimewa Yogyakarta. Untuk anda penikmat wisata alam yang serba tenang ,indah dan memukau Jogjakartalah tempatnya. Begitupun untuk anda penyuka wisata edukasi , wisata budaya dan pengenalan sejarah Jogja juga bisa memenuhi keinginan anda. Untuk anda yang sudah sering berkunjung ke Kota Jogja dan sudah berkali mengulik keindahan wisata alamnya , tak ada salahnya mencoba berkunjung ke museum pesawat dirgantara yang terletak di komplek TNI AU Yogyakarta, Lanud Adi Sucipto.

Harga masuk ke Museum Dirgantara bisa dikatakan sangat murah dan terjangkau. Hanya dengan mengginakan Rp. 4.000 per orang anda suah dapat memasuki dan menikmati koleksi-koleksi pesawat yang tersimpan di dalamnya. Apabila wisatawan yang datang menggunakan bis besar , maka harga yang di patok adalah Rp. 150.000 untuk seluruh anggota yang berada dalam satu bis besar tersebut.

Di Musem Dirgantara Selain sekedar melihat-lihat koleksi pesawat yang ada, para wisatawan juga diperbolehkan untuk mencoba naik ke beberapa jenis pesawat. Para wisatawan juga bisa berfoto layaknya seorang pilot, namun dengan biaya tambahan yang dikenakan per kamera. Semua Ini tentunya akan dapat menjadi pengalaman yang tak terlupakan, khususnya bagi anak-anak. Namun para wisatawan nggak perlu khawatir karena biaya tambahan yang harus dibayarkan tidaklah mahal, hanya Rp. 1000,- saja. Museum Dirgantara  ini dibuka untuk umum setiap hari mulai dari pukul 08.30 sampai dengan pukul 15.00 WIB.Tetapi pada hari Senin dan hari libur nasional Museum Dirgantaraini tutup.

266068

Berbincang-bincang dengan Kepala Museum Dirgantara ,Bapak Taiburohman yang dengan berani mengklaim bahwa museum Dirgantara Jogja bukan museum yang terlengkap di Asia tenggara seperti yang di sebutkan sebelumnya , namun museum ini adalah museum pesawat terlengkap di dunia . Taiburohman dengan tegas berani mengklaim pernyataan ini karena memang ada pesawat-pesawat yang memeng sudah tidak ada bahkan di Negara dimana pesawat tersebut berasal namun masih tersimpan rapi di museum ini . Taiburohman juga menceritakan bahwa Negara Indonesia sebenarnya punya sejarah mengenai perpeswatan dunia yang patut dibanggakan namun tidak begitu tersespos dunia ,yaitu Presiden di dunia yang pertama kali menggunakan pesawat terbang adalah presiden Indonesia yaitu Presiden Soekarna pada tahun 1951, mengalahkan presiden di negara adi kuasa Amerika yang presidennya baru mulai menaiki pesawat terbang pertama pada tahun 1957.

wisatajawa.com – Memilih menghabiskan waktu liburan atau sekedar refresing untuk jalan-jalan dikawasan Wisata Jawa adalah salah satu hal bahagia yang bisa anda lakukan bersama keluarga ataupun rekan-rekan sejawat anda . Salah satunya di Paantai Rancabuaya. Pantai Rancabuaya ialah sebuah pantai yang berada di Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Garut, Jawa Barat-Indonesia dengan ketinggian pantainya 0-200 meter diatas permukaan air laut.

Berwisata ke Kota Bersinar Klaten harus anda rencanakan bersamaan dengan wisata anda ke Jogjakarta atau Surakarta (Solo). Pasalnya kota ini berada tidak jauh dari kedua kota legend di Pulau Jawa tersebut. Secara administratif Kota Klaten terletak diantara Kota Gudeg Yogyakarta dan Kota Surakarta. Terkenal dengan wisata-wisata airnya yang cukup menyita perhatian public belakangan ini dengan wisata Pnnggoknya yang mewarnai dunia maya dengan wisata selfie under water yang diajdikan andalan.

Padahal selain berwisata air di Ponggok , Kota Klaten mempunyai tempat wisata air yang juga menjadi salah satu spot Wisata alam andalan Kota Klaten. Tempat tersebut adalah rawa jombor yang terletak di desa krakitan, kecamatan bayat, kabupaten klaten, provinsi Jawa tengah. Rawa Jombor berjarak kurang lebih 8 km dari kota Klaten. Rawa ini memiliki luas 198 ha dengan kedalaman meencapai 4,5 m dan memiliki daya tampung air 4 juta m3. Tanggul yang mengelilingi rawa ini sepanjang 7,5 km dengan lebar tanggul 12 m.

bendungan-rowo-jombor-foto-dari-_khrisna_

Daerah Rowo Jombor pada mulanya adalah daerah cekungan luas yang sering tergenang air. Sehingga lambat laun tempat ini dinamai dengan Rawa Jombor , yaitu rawa yang terletak di Desa Jombor ( yang sekarang berganti nama menjadi desa Krakitan). Keunikan dari Wisata Klaten Rowo Jombor ini adalah banyaknya warung-warung diatas Rawa ini sehingga lebih dikenal dengan Wisata Warung Apung Rawa Jombor.

Spot Wisata alam di jajaran Wisata Jawa ini sangat cocok dinikmati untuk Anda yang merindukan bersantai menikmati ketenangan Rawa dipadu pemandangan alam sekitar yang indah dan dilengkapi dengan berbagai pilihan Wisata Kuliner yang siap memanjakan lidah anda. Selain menikmati keindahan alam , tersedia juga permainan-permainan wahana air yang akan menambah keceriaan pada liburan anda jika si buah hati anda juga ikut. Jadi , apa yang anda tunggu untuk datang ke Kota Kecil yang indah dan bersinar ini ? Momen kebahagiaan dan ketenangan liburan akan menghiasi keluarga kecil anda.